Panduan Asesmen

Soal Kurikulum Merdeka: Format, Asesmen, dan Cara Membuatnya

Pelajari format soal sesuai Kurikulum Merdeka — dari Tujuan Pembelajaran (TP), Capaian Pembelajaran (CP), asesmen formatif & sumatif, hingga contoh soal per jenjang untuk SD, SMP, dan SMA/SMK.

Ditulis oleh Siroojuddin Apendi·4 Juni 2026·Direview 23 Juli 2026

Apa Itu Kurikulum Merdeka?

Kurikulum Merdeka memberi keleluasaan kepada guru untuk merancang pembelajaran kontekstual berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP). Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 tidak mengganti kurikulum nasional; regulasi tersebut memperkuat kebijakan yang berlaku melalui pendekatan pembelajaran mendalam dan penyesuaian kegiatan kokurikuler.

Pada tahun ajaran 2025/2026, satuan pendidikan masih dapat menggunakan Kurikulum Merdeka atau Kurikulum 2013 sesuai ketentuan dan kesiapan masing-masing sekolah.

Apa Perbedaan Capaian Pembelajaran (CP) dan Tujuan Pembelajaran (TP)?

Capaian Pembelajaran (CP) adalah kompetensi akhir yang harus dicapai siswa pada akhir fase (Fase A–F) — bersifat luas dan menjadi acuan utama. Tujuan Pembelajaran (TP) adalah penjabaran konkret CP menjadi target spesifik per pertemuan, bersifat measurable, dan menjadi dasar pembuatan soal asesmen.

Capaian Pembelajaran

Kompetensi akhir yang harus dicapai siswa pada akhir fase (Fase A–F). Bersifat luas dan menjadi acuan utama merancang pembelajaran.

Tujuan Pembelajaran

Penjabaran konkret CP menjadi target spesifik per pertemuan. TP yang baik bersifat measurable dan menjadi dasar pembuatan soal.

Apa Perbedaan Asesmen Formatif dan Sumatif?

Asesmen formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memberi umpan balik dan menyesuaikan strategi mengajar — contohnya kuis singkat, observasi, atau tanya jawab. Asesmen sumatif dilakukan di akhir periode untuk mengukur pencapaian kompetensi menyeluruh — contohnya PAS, UTS, dan Ujian Akhir, hasilnya masuk rapor.

AspekFormatifSumatif
WaktuSelama proses pembelajaranAkhir periode/semester
TujuanUmpan balik & penyesuaianMengukur pencapaian kompetensi
BentukKuis, observasi, tanya jawabPAS, UTS, Ujian Akhir
BobotTidak harus tinggiMasuk rapor
FORMATIF

Penilaian selama proses pembelajaran. Tujuannya memberi umpan balik dan menyesuaikan strategi mengajar.

  • Kuis singkat, observasi, tanya jawab
  • Tidak harus berbobot tinggi
  • Tidak selalu pakai nilai angka
SUMATIF

Penilaian di akhir periode belajar. Mengukur pencapaian kompetensi secara menyeluruh.

  • PAS, UTS, Ujian Akhir
  • Pilihan ganda, esai, atau campuran
  • Hasilnya masuk rapor

Apa Saja Karakteristik Soal Kurikulum Merdeka?

Soal Kurikulum Merdeka memiliki 6 karakteristik utama: berbasis kompetensi (bukan hafalan), mengandung soal HOTS, menggunakan stimulus kontekstual berupa teks atau data, mengaitkan dengan dunia nyata dan penguatan karakter, bervariasi (PG, esai, projek), dan mempertimbangkan diferensiasi siswa berdasarkan kemampuan dan latar belakang.

  • Berbasis kompetensi — mengukur pemahaman, bukan hafalan
  • Mengandung soal HOTS (analisis, evaluasi, mencipta)
  • Sering menggunakan stimulus berupa teks, gambar, atau data
  • Mengaitkan materi dengan dunia nyata dan penguatan karakter
  • Bervariasi: pilihan ganda, esai, projek, hingga performa
  • Mempertimbangkan diferensiasi siswa (kemampuan, minat, latar belakang)

Contoh Soal Kurikulum Merdeka

IPS · SMP Fase DSumatif
Data BPS 2024 menunjukkan urbanisasi di Indonesia meningkat 3,2% per tahun. Sebagian besar pendatang adalah usia produktif yang mencari pekerjaan di kota besar.

Berdasarkan data tersebut, analisis dampak urbanisasi terhadap perekonomian pedesaan dan kota. Berikan satu solusi yang bisa dilakukan pemerintah daerah!

B. Indonesia · SD Fase BFormatif

Tulislah satu paragraf cerita pengalamanmu saat bermain bersama teman. Gunakan tanda baca (titik, koma, tanda tanya) dengan benar.

Bagaimana Cara Membuat Soal Sesuai Kurikulum Merdeka?

Membuat soal sesuai Kurikulum Merdeka dilakukan dengan: (1) mulai dari Capaian Pembelajaran sebagai acuan; (2) tetapkan Tujuan Pembelajaran yang spesifik dan terukur; (3) sertakan proporsi soal berdasarkan tujuan dan level kognitif; (4) gunakan stimulus relevan dengan kehidupan siswa; (5) berikan ruang untuk asesmen variatif; (6) lakukan review bersama rekan guru.

  1. Mulai dari Capaian Pembelajaran (CP) sebagai acuan utama
  2. Tentukan Tujuan Pembelajaran (TP) yang spesifik dan terukur
  3. Tetapkan proporsi level kognitif sesuai tujuan dan kesiapan siswa
  4. Sertakan stimulus yang relevan dengan kehidupan siswa
  5. Beri ruang untuk asesmen variatif — tidak hanya pilihan ganda
  6. Lakukan review bersama rekan guru sebelum dibagikan

Generator Soal Kurikulum Merdeka Otomatis

Soalin membantu menyusun draf soal dengan acuan Capaian dan Tujuan Pembelajaran — bisa pilih jenjang, mata pelajaran, tingkat kesulitan, dan jumlah soal. Tinjau kembali hasil AI sebelum digunakan di kelas.

Mulai Buat Soal Sekarang

Sumber Resmi

Informasi regulasi pada halaman ini ditinjau berdasarkan sumber pemerintah berikut:

Artikel Terkait